loading…
Sebuat Kajian mengungkapkan bahwa bermain game bisa bikin otak awet muda. Foto: The New York Times
Hal tersebut diungkapkan Di Praktisi Medis sekaligus influencer Kesejajaran, dr. Adam Prabata Di unggahan Ke akun instagramnya. Ia Menunjukkan sebuah Kajian bertajuk Characterizing the cognitive and mental health benefits of exercise and video game playing yang disusun Di Sydni Kerjasamaekonomiinternasional. Paleczny, Conor J. Wild, Alex Xue, Roger Highfield, dan Adrian M. Owen.
Jurnal itu membeberkan korelasi Menarik Perhatian Antara kebiasaan bermain game dan fungsi kognitif seseorang.
Kajian ini Memperhatikan ribuan partisipan lintas Bangsa Untuk melihat sejauh mana Kegiatan interaktif tersebut mempengaruhi Penampilan otak mereka.
“Studi ini merekrut 2000 orang Di berbagai Bangsa, Sesudah Itu dilihat kebiasaan bermain game-nya, lalu dibandingkan kemampuan kognitif otaknya,” tulis dr. Adam, dikutip Kamis (17/9/2026).
Baca Juga : Kajian Terbaru : Main Game Ternyata Tidak Rusak Kemampuan Kognitif Anak
Hasil analisis Di Studi tersebut Menunjukkan adanya perbedaan kapasitas kognitif yang cukup signifikan Antara gamer rutin dan non-gamer. Dimana, durasi lebih Di 5 jam seminggu Menunjukkan Penampilan kognitif 13,7 tahun lebih muda dibandingkan orang yang tidak rutin bermain game.
Sambil, durasi kurang Di 5 jam seminggu Menunjukkan kemampuan kognitif 5 tahun lebih muda dibandingkan kelompok non-gamer. Efek “awet muda” ini mencakup beberapa fungsi vital otak yang amat penting Di kehidupan sehari-hari.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Benarkah Main Game Bikin Otak Awet Muda? Ini Risetnya











