loading…
Gangguan pasokan Barang Dagangan Energi cair (LNG) Di kawasan Teluk Merangsang pembeli LNG Hingga Asia mencari sumber alternatif. FOTO/Reuters
“Banyak pemerintah kini berpikir bukan hanya tentang diversifikasi pemasok, tetapi juga diversifikasi jalur pasokan,” kata Kepala Pusat Kerja Sama Regional Badan Energi Internasional (IEA) Hingga Singapura Sue-Ern Tan Di konferensi Gastech, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Kejahatan Keuangan, 2 Jenderal Top China Dipecat
Upaya diversifikasi itu Berpotensi Untuk Meningkatkan prospek proyek LNG Hingga luar Amerika Serikat dan Qatar yang Di ini mendominasi tambahan kapasitas produksi. Kerusakan infrastruktur LNG Qatar Ke awal konflik turut Merangsang pembeli mencari sumber pasokan Di kawasan lain.
Perusahaan energi Thailand PTT, misalnya, Ditengah mencari pasokan Di Oman, Amerika Utara, dan Afrika Barat. Sambil Bangladesh yang Sebelumnya Itu mengandalkan Qatar Untuk sebagian besar kebutuhan LNG impornya mulai Merencanakan pasokan Di Indonesia, Australia, dan China.
Ke awal konflik, sejumlah pembeli LNG Asia terpaksa mencari kargo pengganti Hingga pasar spot Di harga premium. Tetapi, Executive Vice President LNG Marketing and Trading Shell Tom Summers mengatakan tambahan kapasitas produksi Mutakhir membuat kehilangan pasokan bersih tahun ini diperkirakan Disekitar 5 juta ton atau 1-1,5% Di pasokan LNG Internasional, Di total gangguan Disekitar 36 juta ton.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Konflik Bersenjata Timur Ditengah Guncang Pasokan LNG, Indonesia Berpeluang Rebut Pasar Asia











