Bank Indonesia melaporkan kredit perbankan per Januari 2025. FOTO/dok.SINDOnews
“Pemberian pendanaan Didalam Kemajuan DPK juga masih terjaga serta ketersediaan likuiditas yang tetap baik sejalan Didalam implementasi penguatan KLM,” ujar Perry Di konferensi pers RDG Banksentral Bulan Februari 2025, Rabu (19/2/2025).
Dia menjelaskan, Didalam sisi penawaran Kemajuan kredit ditopang Dari realokasi alat likuid Di kredit Dari perbankan yang masih berlanjut. Sambil, Didalam sisi Kemajuan kredit didukung Dari kinerja penjualan korporasi yang masih tumbuh positif Di Ditengah konsumsi Tempattinggal tangga yang terbatas.
Berdasarkan kelompok penggunaan, Kemajuan kredit modal kerja, kredit Penanaman Modal Di Negeri, dan kredit konsumsi masing-masing sebesar 8,40 persen (yoy), 13,22 persen (yoy), dan 10,37 persen (yoy). Sebagai pembiayaan syariah tumbuh sebesar 9,71 persen (yoy), Sambil kredit Usaha Kecil Menengah tumbuh 2,88 persen (yoy).
“Di Di, Bank Indonesia Berencana turut Mendorong Kemajuan kredit Melewati berbagai Keputusan makroprudensial yang akomodatif Agar dapat mendukung Kemajuan ekonomi,” pungkas Perry.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kredit Perbankan Tumbuh 10,27 Persen per Januari 2025











